“Flotilla”, Lawan Israel Penjajah!

Ada perkembangan terbaru terkait penjajahan di tanah Palestina oleh Israel. Tim relawan kegawatdaruratan kesehatan “Medical Emergency Rescue Committee” Indonesia yang saat ini sudah tiba di Istanbul, Turki telah siap bersama relawan 50 negara lain menembus blokade Israel atas Gaza dalam misi pelayaran “Flotilla to Gaza”. Ini adalah gerakan protes kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah. Sejumlah tokoh, pegiat HAM dan relawan dari berbagai negara dan LSM tergabung dalam gerakan kemanusiaan untuk menghentikan blokade Gaza dan melihat warga Gaza bisa hidup bebas dan merdeka seperti warga dunia lainnya.

Adanya ancaman bahwa Israel akan menghadang bantuan untuk Palestina tersebut_bahkan akan mengebom konvoi kapal yang berlayar ke Gaza_tak menyurutkan sedikit pun langkah dan persiapan yang dilakukan seluruh partisipan pelayaran. Malahan, organisasi IHH (Insani Yardim Vakfi), salah satu organisasi hak asasi manusia (HAM) dan kemanusiaan terbesar di Turki yang bermarkas di Istanbul, menanggapi ancaman Israel tersebut dengan membeli satu lagi kapal kargo yang mampu menampung 4.400 ton barang sehingga total kapal yang akan berlayar ke Gaza sebanyak sembilan buah. Sementara itu sebagaimana yang dilaporkan ANTARA, anggota Presidium MER-C Indonesia dr. Joserizal Jurnalis, SpOT menambahkan bahwa Gaza hanya satu-satunya negara di dunia yang masih terblokade dan PBB bahkan tidak mampu untuk membuka blokade tersebut.

“Dengan pelayaran ini, kita akan memberi gambaran dan membuka mata dunia bahwa telah terjadi kezaliman dan penindasan yang dilakukan oleh suatu negara terhadap suatu negara,” katanya.

Aksi ini sepatutnya didukung oleh semua negara bangsa yang masih “waras”. Terlebih Amerika Serikat (AS) yang pada awal pemerintahan Obama sempat diisukan akan berkomitmen terhadap penyelesaian krisis Timur Tengah khususnya di Palestina. Tapi kenyataan saat ini rupanya berkata lain, keadaan justru memburuk. Pengusiran warga Palestina dalam rangka pembangunan pemukiman Zionis makin menjadi-jadi. Pembunuhan dan penyerangan terhadap warga sipil, wanita dan anak-anak kian bertambah frekuensinya.

Ini tidak bisa didiamkan. Maka benarlah kata Salaam, staf IHH dari suku Kurdi yang pernah mengatakan, “Kita akan tabrak mereka (Israel) jika menghalangi [misi ini; pen]”. Viva Palestine! Allahu Akbar!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.